Review film :Confusius dan Law Abiding Citizen

Siapa yang pernah baca buku tentang confusius?. Seorang tokoh pendidikan terkenal China di jaman dahulu kala. Ajaran-ajarannya sekarang menjadi dasar dari dunia pendidikan. Kisah itu di layar lebarkan. Masih sama dengan cerita itu Confusius dikisahkan adalah slah satu orang kepercayaan istana. Tapi Confusius selalu bertindak bijak dalam memberikan saran-sarannya kepada raja. Ia tidak mau berperang. Ia memilih untuk tidak mengeluarkan keringat dan darah, ia berjuang dengan strategi yang cerdas. Sampai pada suatu saat Confusius “di jebak”, dan ia disingkirkan.
Film yang di bintangi Chow Yon fat ini sangat menarik. Menarik untuk mempelajari apa yang dikemukakan oleh confusius. Mungkin sangat cocok dengan apa yang banyak terjadi di sekitar sekarang. Ambisi, sikap egois, kekuasaan, perang dan darah. Semua itu membutakan kita dari sesuatu yang namanya “selalu belajar”.
Confusius pernah bilang begini “If the world come to know me, it will be through this book. If they will think of me. It will also because of this book”.
So, dengan banyak dan rajin membaca tentunya apa yang menjadi sumber ilmu pengetahuan akan sangat menjadi arti penting buat kita.
Belajar tidak saja hanya berbicara tentang 2+2 = 4
Atau belajar tidak saja hanya tentang V = F.S seperti rumus fisika. Tapi belajarlah dengan apa yang ada di sekitarmu. Dan jangan lah merasa diri yang paling hebat diantara siapa pun.
Confusius punya julukan “sage for the ages”.
So, siapa yang pengen jadi seperti confusius?. Banyaklah membaca dan selalu belajar dari apa yang ada di sekitar kita.

Bagaimana jadinya ketika sebuah hukum di sebuah negara tidak berjalan normal. Terlau banyak deal sana-sini, ita-itu, dan bla…bla…bla…. Mungkin sebagian orang ada yang mendapatkan jatah adil dan tidak adil. Ada yagn tidak mengerti hukum, tapi sok tau soal hukum. Mungkin itulah yang dirasakan Clyde( Gerrard buttler), saat keluarganya di habisi oleh perambok bernama Darby. Darby mendapatkan keringanan hukum karena dianggap mau bekerjasama. Tapi Clyde merasa itu tidak adil. Adalah Nick( Jamie Fox), seorang jaksa yang melakukan itu. Jaksa yagn sebenarnya tau soal hukum, tapi karena “adanya system hukum” membuat nick harus memulai “permainan” hukum itu. Apa yagn terjadi??
Clyde mulai melakukan hal gila. Ia membunuh semua yang ia anggap “sampah” dalam hukum. Clyde memang di tangkap, tapi ia melakukan aksi membunuhnya dari dalam penjara. Bagaimana Clyde melakukan aksinya tersebut??. Siapakh Clyde sebenarnya sehingga ia bisa membuat sebuah aksi bagus dan rapi sedemikian rupa. Bagaimana nasib Nick sebagai pengacara?.
Film ini mengengahkan aksi kebrutalan seseorang yang tidak puas dengan hukum. Film yang mengambil setting di Philadelpia ini dibintangi oleh actor ternama Gerrad Butler dan Jami Fox. Jalan ceritanya cukup sukar untuk ditebak di awal.
Satu hal yang patut di catat adalah kita tentunya tidak ingin hal yang dilakukan oleh Clyde ada di Indonesia. Semoga saja hukum di Indonesia ini berjalan dengan baik nantinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s