(Seandainya) Moneyball di Indonesia

Moneyball.

Siapa yang sudah nonton film yang dibintagi sama Brad Pitt ini hayyyoo. Film ini menurut saya bagus. Mungkin alurnya yang lambat, sedikit bikn kita bosan, tapi setidaknya film ini menegaskan “uang bukan segalanya.” Brad Pitt diceritaiin disini sebagai seorang GM yang mengatur tim baseball. Dengan dana terbatas, dan perginya para pemain bintang itu ke klub yang lebih kaya Bradd Pitt harus memutar otak bagaimana membangun timnya lagi.
Disinilah sebuah strategi yang memang benar-benar matang. Ia beli pemain murah dan pemain ‘buangan’ hana berdasarkan statistik dalam olahraga baseball. Alhasil timnya sukses besar jadi runner up di liga baseball Amerika.
Intinya menurut saya, taktik seperti ini yang dipasang di berbagai tim sepakbola dengan dana terbatas, di liga Eropa. Bukan cuma soal uang, seperti halnya Chelsea, Manchester City, Paris Saint Germain atau Real Madrid yang dikenal doyan buang-buang duit, tapi…


Nah strategi Brad Pitt di Indonesia, sebenarnya sh bisa dipakai klub di Indonesia, terlepas dari memang mereka secara management selalu morat-marit ndak jelas. Mau klub ISL atau IPL, daripada binggung cari duit atau duitnya dari AP, dan NB dikorup ya mending pake strategi kayak Brad Pitt ini lah. Gabungan antara ilmu pasti dan ilmu sosial begitu.
Kembali lagi ke film, kisah ini cerita nyata. Brad Pitt dikisahkan saat mudanya digadang-gadang bakalan jadi pemain sukses, tapi dia gagal, dan dia tidak pengen ninggalin baseball, hingga akhirnya jadi GM di klub Baseball. Ini juga penting dan jadi pelajaran bagi olahraga kia gimana caranya bikin awet pemain muda kita. Gimana dia agar konsisten di masa depan. Jangan pas giliran di jaman muda punya lari kenceng dan teknik bagus, tapi 3 atau 4 tahun setelah itu cedera karena ringkih, atau karena terlalu punya ekspektasi tinggi si pemain jadi absurd gitu.
Bagi yang belum nonton bisa download lah, tapi kalau mau yang nonton baik, baik sih ya beli aja yang bajakannya. #Eh

3 tanggapan untuk “(Seandainya) Moneyball di Indonesia

    1. Mungkin bisa jadi acuan bagi klub sepakbola atau mungkin gak cuma klub sepakbola tapi semua aspke keknya kena deh. Asalkan ada “The Right Man In The Right Place.”😀

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s