Buku dan Gadget

Coba liat apa yang dilakukan pria ini.

Menyalakan latop di tengah antrian halte busway di dukuh atas. Dari gambar yang terlihat memang, tidak terlihat jelas apa yang sedang dia lakukan (maklum kamera hengpon tak memadai), tapi saya melihat ia sedang menyari konektifitas Wi-Fi.

Dukuh atas memang salah satu halte busway yang dilengkai dengan koneksi Wi-Fi. Tidak ada yang salah dengan apa yang dilakukan pria ini, mungkin saja ia sedang terburu-buru atau sedang terdesak mengirimkan file melalui e-mail. Mungkin.

Ketika era tablet dan berbagai gadget lainnya semakin meroket, laptop masih menjadi sesuatu yang penting.

Ndak cuma di halte busway, ketika naik busway, pun setiap orang sibuk dengan gadget (terutama BlackBerry), dan bahkan saat ingin melangkahkan kaki ke bus pun masih ngeliat gadget, ketimbang siapa orang di depannya, bahkan karena keasikan ada yang salah turun dari liftnya.

Tapi coba liat ini.

Di Halte busway yang sama dan jam yang sama wanita ini. Dia membaca buku. Padahal dia punya gadget (setidaknya dari kejauhan saya melihatnya BlackBerry juga).

Tak jarang pula saya melihat di busway 1 dari 20 orang penumpang pasti membaca buku saat berada di dalam busway. Intinya buku tidak akan pernah mati. Meski saat ini sebagian orang sudah bisa membaca buku dalam bentuk digital. Setidaknya samapai sekarang. Percayalah. Setiap tulisan cetak memiliki seninya sendiri.

Inti dari tulisan ini adalah buku tidak akan pernah mati.

*BUKUIN AKU MBAK BUKUIN!!*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s