Mahisasuramardini (Bagian 4)

Seperti yang sudah-sudah. Acara keluarga yang mebosankan. Hari itu adalah hari pertunangan sepupu Dani, Rena yang akan menikah dengan pujaan hatinya, Reza. Acara membosankan penuh formalitas ala bangsa kolonial, begitu Dani menyebutnya.

Tapi pada sebuah kesempatan singkat, ada perkenalan kedua yang muncul. Tidak hanya sekedar mengenalkan keluarga besar Rena dan Rani saja, tapi sebuah perkenalan yang membuat beberapa perubahan pada hidup Dani.

***********************************

Tidak seperti sabtu biasanya, kali Dani masih harus menyesuaikan iramanya. Jika biasanya ia menghabiskan akhir pekan dengan membaca buku, memotret dengan perangkat smartphone atau hanya menonton setumpuk film hasil unduhan ilegalnya, kali ini berbeda.

“Nanti jalan ya.” Sebuah pesan singkat dari nomor yang akhirnya dikenal. Tidak ada lagi canggung atau basa-basi, hanya Dani masih tidak terbiasa dengan hal ini di akhir pekannya.

Pagi itu Dani tampak kusut begitu pintu kamar kostnya diketukk tiga kali. Ia melihat paras manis seorang gadis di depan kamarnya. Satu hal baru yang memang benar-benar merubah hidupnya.

Entah sampai kapan.

4 tanggapan untuk “Mahisasuramardini (Bagian 4)

  1. wehh udah ada aja iniihh.. Hahaiii..
    Merubah hidupnya, entah sampai kapan.. Sampai mati sampai nanti😀
    Si dini itu belum nampak lagi nii, jd curiga dy beneran ada apa cuma bayang2 aja..

    Suka

  2. seperti main dadu yg slalu tergantung sama jumlahnya tp belum tentu yg banyak jumlahnya itu slalu menguntungkan/lebih baik. Gitu gak sih?? Gak yah?? hahaaa maklum ngarang

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s