3 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Nonton Dawn of Justice

Well, sebentar lagi, atau tepatnya di tanggal 26 23 Maret ini pertarungan dua karakter ikonik antara Batman dan Superman dalam film Dawn of Justice bakalan ditunggu dengan gegap gempa. 

Siapa pun tentunya punya tokoh favorit masing-masing, termasuk (mungkin) Wonder Woman atau Aqua Man yang kabalnya mulai di promote di film ini.

Eh, sebelum nonton film ini, saya cuma bakalan share beberapa aja tentang pembuka dari Dawn of Justice. Ibarat ngayal babu, imajinasi dan fakta-fakta berikut ini saya ambil dari trilogi film Batman yang sukses di bawah kendali Christopher Nolan, dan Man of Steel yang disutradarai Zack Synder.

 

Berikut gambarannya:

  1. Saat pertarungan antara Superman dan General Zod di film Man of Stell sudah ada petunjuk tentang Lex Corporation yang akan jadi musuh bersama di film Dawn of Justice nanti. Gak percaya?   Saya punya screenshot dari film Man of Steel berikut ini:

Lexcorp

Mungkin ini salah satu alasan Lex Luthor marah banget sama Superman kali ya.

2.Wayne Tower di rusak Superman?

Di salah satu trailer yang ini

Tampak banget, Bruce Wayne (Batman) gak suka dengan kehadiran si Superman. Ada satu gambaran dimana ketika Superman dan General Zod sedang bertarung dan si Bruce Wayne ngelihat dari jauh. Di beberapa trailer lainnya yang pernah saya lihat pun Wayne Tower milik dinasti Bruce pun runtuh.

Selain gak mau kalah sama Superman, mungkin ini alasan Bruce gak suka si Clark. Ngerusak kantornya.

3. Ibu Bruce dan Clark namanya sama-sama Martha. Bedanya…

Nama Ibunya Bruce Wayne di setiap film yang sudah dilalui selalu bernama Martha Wayne. Eh gitu juga dengan Clark Kent, nama Ibunya Martha Kent. Bedanya, kalau Martha Wayne adalah Ibu kandung Bruce, sementara itu Martha Kent adalah Ibu angkat dari Clark di film ini.

Udahlah, tiga hal itu saja terlebih dahulu. Siapa yang mau share, monggo lah…

Beberapa Hal Tentang AADC 2014 dan LINE

12 tahun yang lalu memang AADC (Ada Apa dengan Cinta) jadi film yang paling populer di masanya. Waktu dimana saya masih muda. Kini, film AADC kembali lagi untuk sebuah TVC sebuah produk aplikasi chatting dari Jepang sono. Saya ingin menebak, ini adalah salah satu cara LINE untuk merebut generasi 90-an yang sempat merasakan momen tepat dari film AADC.

Oke! tak perlu berpanjang lebar, saya ingin menyampaikan beberapa hal saja tentang kolaborasi LINE dan film AADC versi 2014 ini:

1. Nicholas Saputra.

Pastinya, karakter cowo cool di AADC versi 2014 ini gak jauh beda. Namun, bebearpa orang menduga pekerjaan Nicholas sebagai Rangga adalah seorang jurnalis. Sebenarnya bisa saja pekerjaanya adalah seorang arsitek. Toh, do’i juga lulusan arsitek. Seorang arsitek biasanya butuh kamera juga untuk mendesain sebuah gedung-gedung atau lainnya. Hasil foto-fotonya juga oke juga.

IMG_00752. AKU

IMG_0087

Buku ini semakin laris sejak pemutaran pertama AADC tahun 2004 yang lalu. Kembali hadirnya buku AKU di mini drama AADC diharapkan membawa kembali antusiasme masyarakat buat baca bukuk lagi. Terutama untuk generasi sekarang. Semoga.

IMG_00763. Sebenarnya Dian Sastro itu…

Diceritakan pada AADC 2014, terlihat Dian Sastro (Cinta)  bekerja untuk sebuah perusahaan media. Sebenarnya adalah Dian Sastro istri dari seorang bos media.

IMG_0078

 

4. Main gadget sebelum tidur

IMG_0081

Banyak penelitian menuliskan  bahwa bermain gadget sebelum tidur bukanlah hal baik bagi kesehatan, karena dapat menganggu jadwal biologis tidur manusia.

IMG_0085

5. Ragu-ragu

Apa pun jenis aplikasi chat yang ada di gadget, terkadang kita sering ragu-ragu jika mengungkapkan sesuatu kepada seseorang. Hal umum di jaman sekarang, dan kreator mini drama ini sangat jeli melihatnya, dengan menampilkan scene yang pas bagi orang-orang jaman sekarang. IMG_00806. Hapus

Begitu pun juga dengan hapus. Ketika “sesuatu tak terbalas” biasanya kita hapus saja biar mengaduh.

IMG_0086

7. Rule of Thirds

Dalam fotografi ada satu teknik yang bernama Rule Of Thirds.

IMG_0090

Satu scene dengan sinematografi yang oke digunakan pada mini drama ini. Entah, di ariport mana ini, Makasar atau Medan, namun saya teringat dengan poster dari film Up int the Air ini

hd-trailers.net
hd-trailers.net

Bukan purnama.

Bukan satu purnama di Jakarta dan New York yang berbeda. Namun, satu alasan yang membuat kita selalu berbeda, pergi, kembali dan berbicara lagi.

IMG_0091

Drama Sederhana

Sudahkah menyapa orangtua mu hari ini?

Kalimat yang selalu terbayang-terbayang setelah nonton The Judge. Film drama yang ada komedinya sedikit menurut saya. Duo Robert Robert Downey Jr.dan Robert Duvall yang memerankan karakter sebagai anak dan ayah ini sukses bikin saya berkaca-kaca menontonnya 😦

Featured image

Cerita yang sebenarnya drama klasik dan terjadi hampir pada diri kita semua. Mengingat orang tua, berbeda pendapat, sampai dalam menyelesaikan masalah. Drama sederhana, yang mengingatkan saya, bahwa sejak usia empat tahun, tak pernah lagi pernah berbicara dengannya.

Drama sederhana yang membuat saya harus menyapa beliau lagi, meski berada di dunia yang berbeda. Drama sederhana yang membuat saya berkata “Hei thanks God, i have my mum!”

And Thanks for the movie 🙂

Perbedaan X-Men: Days of Future Past

Sudah ada yang nonton X-men : Days Of Future Past?  Bagi saya film ini seperti menggabungkan Matrix Trilogi dan Inception. dibalik-balik, antara masa depan dan masa lalu, terbangun dari mimpi dan hasilnya..

Dibalik perjuangan para lakon-lakon yang menghiasi perjalanan para Mutant dalam film ini, saya mendapatkan beberapa perbedaan setelah nonton X-men : Days Of Future Past, dan inilah diantaranya.

1. Beda aksen bahasa antara Profesor Charles muda (James McAvoy ) Profesor Charles tua (Patrick Stewart).

Xmenmovies.tumblr
Xmenmovies.tumblr

Sebelah kiri adalah Charles muda(James McAvoy) yang sangat kental dengan aksen British. Yaiyalah  secara dia memang orang Inggris, namun itu tidak terasa saat diperankan oleh Patrick Stewart selaku Charles Tua.

2. Cyclops alias Scott yang diperankan oleh  James Marsden hidup lagi!. Perbedaan apa yang ada pada Cyclops? Kacamatanya sob. Terakhir kali karakter ini dimunculkan pada tahun 2006 saat X-men : The Las Stand, namun cuma sebentar aja sik. 😀

cyclopsNah! pada X-Men terbarunya ini Cyclops juga ada, meskipun juga cuma hanya sebentar.

3. Ah si Kitty Pryde (Ellen Page) sudah semakin dewasa saja. Terakhir karakter yang satu ini bermain pada X-Men: The Las Stand, dan kali ini ia juga hadir. Perubahan suara dan seni peran yang tampak lebih matang buat saya 😀

X-Men-Days-of-Future-Past-Trailer-Ellen-Page-Kitty-PrydeAh, tanpa si Kitty ini cerita X-Men :Days Of Future and Past tidak akan terjadi 😛

Namun, diantara semua itu, yang saya salut adalah proses Brainstorming semua orang dibalik layar film ini. Entah apa yang ada di pikiran mereka saat pertama kali karakter dari Marvel Comics ini dibuatkan filmnya sejak tahun 2000.

Bayangkan saja, sejak tahun 2000 hingga 2014 ini sudah berganti-ganti sutrada hingga penulis skenario, namun menghubungkan satu per satu film-film X-men menjadi suatu rangkaian yang dikemas apik dan tentu saja ini termasuk pada film yang menampilkan karakter solo seorang Wolfrine.

*Kasih tepuk tangan*

X-Men: Days Of Future Past mungkin saja bukan film terbaik tahun ini, namun catatan saya ini adalah film yang saya suka sepanjang tahun 2014 ini.

Saya aja mau diajak nonton lagi ini film 😛

Pesan moral yang saya tangkap dari film ini adalah

“Jangan pernah merasa malu bahwa kita pernah melakukan kesalahan di masa lalu. Jangan lagi ulangi kesalahan yang sama saat masa depan, meskipun kesalahan itu melibatkan orang-orang yang jauh atau dekat dengan kita, sehingga memberi akhir yang baik untuk semua orang. “

 

Terbuai Drama Korea

Ah ! saya lagi seneng nonton drama Korea. Iya, tahu banget telat, dibandingkan dengan para Die Hard fans drama Korea yang lainnya. Dahulu, pernah ngikutin satu drama Korea di jaman SMU. Namun, karena ceritanya tentang basket gitu, gak perhatiin sisi dramanya sama sekali. Kemduain nonton Full House. Waktu itu diracunin sama anak-anak kos juga sik. 😀

Berselang sebelas tahun kemudian *hanjis lama banget* untuk pertama kalinya saya menyempatkan dan merelakan waktu untuk unduh dan menonton drama Korea. Semuanya dimulai saat saya membuka sebuah folder dari penyimpanan eksternal milik teman saya. Saya bertanya “Apakah ada film baru?” Sebuah pertanyaan yang lumrah dilakukan seorang lelaki ketika mendapatkan sebuah tempat penyimpanan eksternal ditancapkan pada laptopnya.

Dari berbagai film yang ada, semuanya sudah saya tonton. Saya bertanya tentang tv serial. Ada Walking Dead, ada News Room, dua serial yang juga sudah saya tonton. Lalu saya mengalihkan padangan pada folder bernama Drama Korea. Saya mencoba membuka satu sub-folder berjudul My Love From The Stars.

kim-soo-hyun-and-jun-ji-hyun*Sumber : KBS

Saya mengkopi satu saja, itupun langsung episode 15. Sejak saat itulah akhirnya saya menyempatkan setiap harinya dengan internet terbatas mengunduh episode berikutnya sampai pada akhirnya cerita ini berakhir. My Love From The Stars ini cerita tentang pasangan berbeda peradaban. #Yaudahsik sik segitu aja lah sinopsisnya, karena para penggemar drama Korea pasti lebih tau dan hafal setiap adegan, karakter dan pemeran utamanya.

Salah satu alasan saya yang paling kuat sampai rela mencari dan mengunduh drama Korea ini karena ada beberapa adegan yang menurut saya lucu dan jalan ceritanya juga lucu sesuai skenarionya. Biasanya pas adegan nangis-nangis gitu gak terlalu diperhatiin juga.

Berlanjut, saat waktu senggang  saya pun mencari-cari drama Korea lainnya Sampai pada akhirnya saya menemukan satu drama yang berjudul Prime Minister and I. Judulnya memang ada kesan serius, namun saya menduga ini drama gak kalah konyol. Setelah nonton episode pertamanya yang menurut saya lucu, saya unduh deh akhirnya. Tapi bertahap, gak borongan, biar nikmatin prosesnya. *Halah*

PM07-00740*Sumber : KBS 2

Iya, telat banget.  Ini drama Korea yang sudah sejak akhir tahun lalu.

Ceritanya sih terlalu ringan dan ada beberapa kejadian konyol yang ndak masuk akal, tapi diakal-akalin, jadinya ya masuk akal. #AkalCeption.  Eternyata pemerannya anggota SNSD dan saya baru sadar pas nulis ini di blog. 😀

snsd_yoona_prime_minister_i (1)

Semua cewek Korea itu kok terlihat sama 😀

#Yagitudeh jaman sekarang.

Meskipun baru mulai serius menonton drama Korea ternyata ada beberapa hal yang enggak jauh beda dengan sinteron Indonesia yang dianggak kurang mendidik bagi sebagian orang. (Iya sih, emang kurang mendidik)

Persamaan Sinetron indonesia dan drama Korea.

Ada beberapa persamaan yang saya temukan antara sinetron Indonesia dan drama Korea.
1. Penggunaan Zoom in dan Zoom Out. Dua-duanya ada. Namun, proses editing drama Korea menurut saya lebih halus.

2. Teriakan, menangis dan meronta-ronta. Dua-duanya ada persamaan bahkan menurut bahasa gaul jaman sekarang, lebay bingits. Bahkan ada beberapa drama Korea yang sampai membuat grafis seperti emocticon layaknya Sticker di aplikasi Line dan Kakao Talk.

prime-minister-and-i-eps-01

3. Dua drama Korea terakhir yang saya seriusin buat nontonnya ini menggunakan Samsung Galaxy Note 3 sebbagai pelengkapnya pada setiap karakter yang diperankan. Saya teringat dengan sinetron Indonesia sekitar 5 tahun yang lalu dimana perangkat BlackBerry menjadi populer karena digunakan oleh hampir sebagian pemerannya. *Bagian dari promosi keleeeusss*

4. Sang pemeran ngomong sendiri, tapi pake dubber yang dibuat seolah-olah mereka ngomong dalam hati. Ada.

Bedanya menurut saya yang entah kenapa aktingnya drama Korea ini lebih asik, meskipun ceritanya gak masuk akal. Lebay bingits sih ada, tapi tetap mampu untuk dinikmati. Entahlah kalau sinetron Indonesia. Sesekalinya nonton di warteg atau di public area lainnya karena sang pemilik memutar channel tertentu, hati ini berkata semacam “sampah banget sik.”

Kira-kira begitulah. #Yaudahsik