Hantu Kaki Kiri

Sob, masih ngantuk karena Piala Dunia 2014? Okelah ndak apa-apa, kabarnya itu manusiawi. Sepanjang pertandingan Piala Dunia 2014 ini saya mencatat, gol-gol yang lahir dari kaki kiri. Setidaknya belum ada media yang ngumpulin ini. Kalau salah gimana lagi? Namanya juga manusia ya sob 😛

Oke. Ini “hantu kaki kiri” yang saya kumpulkan selama pertandingan awal turnamen Piala Dunia 2014.

1. Arjen Robben. Ah sudahlah, orang ini memang fenomenal semenjak bergabung dengan Bayern Muenchen. Sergio Ramos dan Iker Cassilas seperti lupa bagaimana cara mematikan pemain yang pernah bergabung bersama PSV Eindhoven dan Chelsea ini. Ini cuplikannya.

2. Andre Ayew. Pemain timnas Ghana dan juga klub Marseille ini punya dua sentuhan untuk kemudian menempatkan bola di tiang dekat dan Gol!. Namun Ghana kalah saat pertandingan melawan Amerika Serikat ini. 😦

3. Keisuke Honda. Pemain Jepang yang kini masih bermain untuk Ac Milan ini mencetak satu gol melalui kaki kiri, dan dimulai dengan passing, satu sentuhan dan Boom!

4. Lionel Messi. Ah, seperti biasa. dimulai dengan aksi solo karir run, Leo Messi bermain umpan satu dua dengan temannya dan sebuah tendangan kaki kiri yang keras menghantam tiang gawang sebelah kanan penjaga gawang Ghana dan …

5. Clint Dempsey. Mantan pemain Fulham dan Tottenham Hotspur yang kini menjadi kapten tim Amerika Serikat ini sejatinya bukanlah menggunakan bagian kiri tubuhnya sebagai tumpuan terkuat, termasuk kaki. Namun gol cepatnya ke gawang Ghana menggunakan kaki kiri.

6. Thomas Muller. Pemain Jerman ini gak ada hubungannya dengan Sophia Muller sob. Trust me!. Pemain klub Bayern Muenchen ini sebenarnya memiliki kaki kuat di sisi kanan. Namun gol keduanya saat berhadapan dengan Portugal membuktikan bahwa ia memang luar biasa juga dengan kaki kiri.

Sepanjang apa yang saya tonton selama Piala Dunia 2014, gol-gol yang berasal dari kaki kiri sangat sulit untuk ditebak dan diantisipasi, dan hantu kaki kiri memang akan selalu ada untuk disaksikan.

Oh iya sob, jika ada yang terlewat Feel free buat ngasih tambahan. 😀

 

 

Cara Menikmati Piala Dunia dengan Aplikasi

Gaes, apa kabar gaes? Sepi malam minggu gak ada siaran langsung sepak bola ya?. Sabar aja gaes. Piala Dunia itu tinggal sekitar 12 hari lagi. Apa persiapan kalian? Kopi, kacang, dan aneka cemilan versi kalian lainnya? Itu mah udah biyasa!

Piala Dunia 2014 kali ini ada di Brazil, kemungkinan siaran langsungnya sekitar jam 04.00 dini hari hingga jam 08.00 pagi waktu Indonesia. Nah!, gimana cara kalian mensiasatinya?

Siap-siap buat tidur dulu trus melek jam 4 pagi sih sah-sah saja. Namun catatan ini berlaku bagi yang terbiasa. Kalau ndak kuat bangun sepagi itu karena mesti siap-siap ngantor, kuliah atau sekolah pagi sekitar jam 7 atau jam 8 gimana?

Ada aplikasinya nih gaes. Bukan aplikasi mainstream semisal ESPN, atau FourFourTwo yang emang khusus nyiarin berita bola, namun aplikasi lain yang menarik lainnya.

Aplikasi ini saya ambil dari dua sistem operasi Mobile yaitu Android dan Windows Phone.

1. World Cup 2014   Aplikasi buatan Jalvacops ini oke juga. Ngasih berita lengkap yang lumayan. Ada informasi stadion sampai berita terkini dari Brazil sono tentang Piala Dunia 2014. Screenshot_2014-05-31-14-35-57 Screenshot_2014-05-31-14-35-15 Screenshot_2014-05-31-14-35-36Saking lengkapnya, sudah ada berita tentang Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia dan rencana Piala Dunia tahun 2022 yang akan berlangsung di Qatar. 😛Screenshot_2014-05-31-14-36-062. OneFootball.

wp_ss_20140525_0001

Selidik punya selidiki aplikasi ini ternyata didukung oleh perusahaan otomotif Volkswagen. Waktu itu nyobanya lewat perangkat Windows Phone. Eh, asik juga nih aplikasi. Informasinya benar-benar didapat dari berbagai sudut pandang yang berbeda. OneFootball ini merangkum semua berita tentang persiapa piala dunia 2014.

wp_ss_20140525_0002Karena tim favorit saya Belanda, jadinya saya coba pilih Belanda. Informasinya lengkap juga. Bahkan OneFootball juga merilis daftar pemain Belanda yang dipersiapkan buat Piala Dunia sebelum akhirnya dipilih 23 nama pemain sepak bola yang akan berlaga di Brazil nanti.

wp_ss_20140525_0006

Hal yang sama juga berlaku bagi negara lainnya kok. Aplikasi ini tersedia buat semua pengguna gadget dengan sistem operasi apa saja. Android, iOS, bahkan BlackBerry dan Nokia mid-end sekalipun!

3. Adidas 2014 FIFA World Cup  Aplikasi ini gak sama dengan dua aplikasi tadi. Namun, ini hanya untuk menambah suasana Piala Dunia saja. Siapa tau tetiba kamu penggemar Piala Dunia dengan berbagai kepentingan 😛 bisalah menikmati euforia Piala Dunia.

unnamed

Aplikasi ini khusus untuk yang nikmatin wallpaper, atau ringtone Piala Dunia. Tetiba kamu pengen ngerasain ada di stadion nonton langsung misalnya, ada ringtone yang bisa disesuaikan untuk tanda masuk sms, atau email.

Udah ah, segini aja dulu, siapa tau kawan-kawan sekalian ada yang punya cara dan aplikasi sendiri buat nikmati Piala Dunia 2014.

 

Pelatih Muda Saat Piala Dunia

Hegemoni Piala dunia 2014 sudah muulai terasa. Maklum, sekitar sebulan lagi, pesta sepakbola besar antara negara seluruh dunia akan dimulai. Namun dibalik semua itu ada beberapa hal menarik yang sekiranya perlu saya ceritakan sebelum dimulainya pertandingan antara negara yang akan berlangsung di Brazil in.

Salah satunya adalah pelatih-pelatih dari negara peserta Piala Dunia 2014. Siapa sangka, meski harus menangani timnas sepak bola negaranya, terselip  pelatih-pelatih muda yang bersiap untuk menunjukkan kemampuan mereka meracik strategi untuk menghadapai lawan-lawannya. Saya mengambil deretan pelatih yang berusia dibawah 45 tahun sebagai pelatih muda yang akan memimipin timnya saat Piala Dunia 2014 nanti. Siapa saja mereka?

1. Paulo Jorge Gomez Bento. Masih berusia 44 tahun, namun saat perhelatan di Brazil nanti, pelatih ini akan berulang tahun yang ke 45 pada 20 Jni 2014.

Paulo Bento, pelatih Portugal
Paulo Bento, pelatih Portugal

 

Baru memulai petualangannya bersama timnas Portugal pada tahun 2010 sebagai pelatih kepala. Sebelumnya Bento pernah melatih klub Portugal Sporting CP dalam rentang waktu 2004 hingga 2009. Prestasi terbaiknya adalah membawa Portugal menadji semifinalis Euro 2012.

 

2. Sabri Lamouchi. Pelatih Pantai Gading ini berasal dari Prancis. Masih berusia 42 tahun! Semasa menjadi pesepak bola, ia pernah bermain untuk As Monaco, Parma hingga Inter Milan.

Sabri+Lamouchi+Algeria+v+Ivory+Coast+2013+V6aFctOHlxDl

 

Petualangannya sebagai pelatih dimulai pada tahun 2012 yang lalu. Menarik ditunggu apakah pelatih yang berposisi sebagai gelandang ini punya strategi jitu saat meredam lawan-lawannya di Piala Dunia nanti.

3. Hong Myung Boo. Belum terlalu banyak yang mengenalnya sebagai pelatih sepakbola Korea Selatan. Namun ia pernah menjadi asisten pelatih Guus Hiddink saat bertugas mengatur strategi klub sepak bola Rusia Anzhi Makhachkala.

South Korea's coach Hong Myung-Bo reacts during their 2012 London Olympic Games third qualifying round soccer match against Qatar at the Al-Sadd Stadium in Doha

Hong Myung Boo dipercaya menjadi pelatih sepakbola Korea Selatan untuk menggantikan Choi Kang-Hee yang dianggap gagal saat membawa perjalanan sepak bola Korea Selatan selama kualifikasi Piala Dunia 2014.

4. Didier Deschamps. Masih berusia 45 tahun. Namun mantan kapten timnas Prancis saat Piala Dunia 1998 ini sudah pernah melatih klub sepakbola seperti As Monaco, Juventus, hingga Marseille, sebelum ia melatih timnas Prancis pada tahun 2012 menggnatikan Laurent Blanc.

deschamps-equipe-de-france

 

Salah satu prestasi terbaiknya adalah membawa kembali Juventus yang sempat terdegradasi ke Seri-B kembali ke Seri A Italia pada tahun 2007. Pengalamannya dan kepemimpinannya diharapkan menjadi strategi yang baik untuk Timnas Prancis pada Piala Dunia 2014 nanti.

5.  Marc Wilmots. Sudah berusia 45 tahun. Mantan gelandang serang Belgia saat Piala Dunia 2002 ini adalah mantan asisten Dick Advocat saat menjadi peracik strategi Belgia dari tahun 2009 hingga tahun 2012.

Marc+Wilmots

 

Marc Wilmots yang pernah terjun ke dunia politik ini merupakan salah satu pencetus fondasi awal sistem pembinaan pemain muda bersama federasi sepakbola Belgia, sebelum akhirnya dipercaya menjadi pelatih tim utama timnas Belgia menggantikan George Leekens.

6. Niko Kovac. Mantan gelandang timnas Kroasia pada piala Dunia 1998 ini masih berusia 42 tahun! Namun ia sukses mengantarkan Kroasia sebagai salah satu negara peserta Piala Dunia 2014.

Croatia35

 

Perjalanannya sebagai pelatih dimulai saat menjadi pelatih klub akademi Red Salzburg di Austria, hingga akhirnya Niko Kovac dipercaya menggantikan Igor Stimca yang dianggap gagal memberikan kemampuan terbaiknya sebagai peracik strategi untuk Kroasia pada tahun 2013.

Mereka Belum Tentu Tampil Saat Piala Dunia

Tidak terasa, piala dunia tinggal hitungan bulan saja. Theo Walcott, Radamael Falcao, Javier Hernandez, Kevin Strootman dan juga Stephan El Sharawy sebagian nama yang diklaim tidak bisa unjuk gigi saat Piala Dunia 20014, Brazil nanti karena cedera yang mereka alami. Meskipun itu sebenarnya bukanlah sebuah hal mutlak. Lihat aja David Beckham saat piala dunia 2002 karena cedera metarsal parah . Meski cedera parah, percepatan penyembuhan dilakukan dengan berbagai cara, agar sang bintang ini bisa main. David Beckham pun ternyata bisa bermain untuk Piala Dunia 2002.

Nah dari nama-nama yang sebelumnya peluang mereka untuk bermain selama perhelatan Piala Dunia 2014 sudah tertutup, masih ada pemain lainnya yang juga belum tentu bisa tampil di Brazil, meskipun sang pemain pengen banget tampil. Faktornya sih banyak, langganan cedera, jarang dimainkan saat bersama klub dan lain-lain. Siapa saja mereka dan apa penyebabnya?

1. Carlos Tevez (Juventus/Argentina). Sesungguhnya penampilan Tevez bersama Juventus jauh lebih mengesankan ketimbang saat ia berseragam klub Manchester City. Tidak ada kasus yang aneh-aneh selama ia berkostum Juventus. 😀 Perannya pun sangat penting bagi klub dari Turin tersebut.

Sumber : Guardian
Sumber : Guardian

Ironisnya, Tevez belum juga dipanggil oleh pelatih timnas Argentina selama ia berbaju Juventus. Carlos Tevez sendiri terkahir berseragam timnas Argentina pada tahun 2011 saat tampil di ajang Coppa America.

 

2. Mario Gomez (AC Fiorentina/Jerman). Striker yang sebenarnya mengerikan saat berada di kotak penalti setiap lawan yang dihadapainya. Namun, cederanya cukup parah. Gomez hanya baru beberapa kali bermain di putara kedua kompetisi seri A Italia bersama Fiorentina. Bukan tidak mungkin striker ini hanya akan menjadi penonton saat Piala Dunia 2014 nanti, apalagi klubnya yang sekarang Fiorentina sudah memberikan kabar bahwa Gomez harus menepi dari lapangan selama sebulan karena cedera ligamen.

3. Kaka (AC Milan/Brazil). Salah satu alasan bintang Brazil ini kembali ke Ac Milan karena pengen tampil di Piala Dunia. Namun, penampilannya sih inkosisten. Faktor fisik menjadi penyebabnya. Sebelum kembali ke Milan dan masih bermain bersama Real Madrid, Kaka lebih banyak cedera.

Sumber : Bleachreport
Sumber : Bleachreport

Faktor kebugaran plus usia meskipun memiliki segudang pengalaman tidak membantunya bisa dilirik Felipe Scolari (Pelatih Timnas Brazil) untuk kembali ke skuat. Saat derby antara AC Milan melawan tim tentangganya, Felipe Scolari yang ikut menyaksikan sudah mengeluarkan komentarnya. Dikutip dari Football Italia, Scolari menyebutkan penampilan Kaka tidak membuatnya terkesan.

4. Jack Wilshere (Arsenal/Inggris). Cedera yang didapatnya saat ujicoba melawan Denmark bersama timnas Inggris bisa mengubur impiannya tampil di Brazil nanti. Kemungkinan Wilshere pulih dari cedera memang lebih baik dari rekan setimnya Theo Walcott. Namun, catatan cederanya yang banyak baik saat bersama klubnya Arsenal, bukan tidak mungkin membuat pelatih timnas Inggris Roy Hogdson tidak ingin mengambil resiko saat di Brazil nanti.

5. Antonio Cassano (AC Parma/Italia). Ada kemungkinan Antonio Cassano kembali tampil pada Piala Dunia 2014, karena kurang konsistennya Mario Balotelli dan belum maksimalnya Giuseppe Rossi karena cedera. Setidaknya hal ini sudah dibuktikan Cassano saat membela klubnya Parma saat ini. Penampilannya cukup konsisten, setelah sempat mengalami gangguan jantung saat bermain untuk Ac Milan.

cassano_italia-e1339577240533

Cassano sudah mengutarakan niatnya untuk melakukan apa saja agar tampil bersama Italia di Brazil nanti. Namun, pemain muda Italia seperti Cirro Imobile dan Andrea Parolo atau nama lawas seperti Alberto Gillardino dan Pablo Osvaldo bisa saja membuat pemain yang pernah bergabung dengan Real Madrid ini tidak akan bergabung bersama skuat Cesare Prandelli. 😦

Menurut kamu, siapa ya pemain sepak bola yang terancam gagal ke Piala Dunia 2014?

Formasi Pilihan 2013

Kompetisi sepakbola Eropa rata-rata lagi pada libur Natal dan tahun baru. Jadinya mereka sekarang lagi santai kayak di pantai. Namun, tentunya dari dereten pesepak bola terserbut punya momen-momen mengesankan sepanjang tahun 2013. Diantaranya penampilan mereka sepanjang tahun 2013, khususnya untuk musim 2013/2014.

Nah saya mencoba untuk membuat formasi idaman berdasarkan pesepak bola yang punya penampilan bagus di setengah musim 2013/2014. Gak asal pilih, saya punya data. Datanya diambil dari dua website yang menampilkan data statistik pemain atau sebuah klub, yaitu Espn dan Whoscored dan tentu saja berdasarkan pengamatan saya menonton setiap pertandingan yang dilakoni pemain pilihan ini. Berikut pemain favorit yang saya pilih dengan formasi 4-3-2-1

Penjaga Gawang
Kenapa bukan Gianluigi Buffon yang menjadi penjaga gawang utama?. Menurut saya Manuel Neuer jauh lebih muda. Selain itu, penampilannya sejak membela Schalke 04 juga sudah bagus.

Pemain Belakang
Saya memilih duet Mehdi Benatia dan Mamadaou Sakho di lini pertahanan. Selain penampilan yang stabil data yang saya dapat dari Whoscored menunjukkan rata-rata melakukan intersep atau mencuri bola dengan halus dari para penyerang lawan sebanyak 2.4 pertandingan dari 10 laga yang sudah ia mainkan bersama Liverpool. Tidak hanya itu setiap saya menonton pertandingan Liverpool ia juga mampu menjadi komando pertahanan, mengalahkan bek-bek senior yang sudah lebih dahulu bergabung. Parist Saint Germain seharusnya menyesal melepas Sakho.

sumber : cinquequotidiano.it
sumber : cinquequotidiano.it

Mehdi Benatia pun begitu. Pertama kali main di As Roma, bek asal Maroko ini langsung nyetel. Rata-rata ia melakukan tackling sebanyak 2.1 kali di setiap pertandingan dan melakukan blok tendangan dari penyerang lawan sebanyak 0.7/pertandingan. Alasan lainnya dua bek ini masih berusia muda, Benatia masih 26 tahun dan Sakho masih 23 tahun.

Dua bek sayap, saya pilih pemain dari Tottenham. Di kiri saya pilih Jan Verthongen. Rata-rata pemain yang juga bisa bermain sebagai bek tengah ini melakukan 1.5 tackling dan 1.4 intersep di setiap pertandingan. Sementara itu bek kanan saya pilih Kyle Walker yang melakukan rata 2.2 tackle dan 2.3 intersep dari total 19 laganya bersama Tottenham sepanjang musim 2013.

Gelandang bertahan saya pilih Yaya Toure. Pembelian terbaik Manchester City hingga musim ini. Sebagai pemain yang punya perang menghubungkan aliran bola dari belakang hingga kedepan, rata-rata pemain memegang kendali 90 persen pengusaan bola. Meskipun berperan sebagai gelandang bertahan, Yaya sudah mencetak 9 gol dan tiga assist untuk Manchester City di Liga Inggris. Selain itu, ia juga bisa berperan sebagai gelandang tengah atau gelandang serang.

Gelandang Tengah. Joao Moutinho. Gelandang asal Portugal yang bermain di As Monaco ini menarik perhatian saat saya beberapa kali menonton pertandingannya bersama klub maupun tim nasional. Gerakannya eksplosif, bisa ada dimana saja. Data dari Whoscored menunjukkan ia sudah membuat 4 assist, dan mampu menguasai sekitar 87 % sebuah awal permainan tim.

Sumber : Beinsport.fr
Sumber : Beinsport.fr

Yohan Cabaye. Jadi pemain yang lumayan banyak diincar sebelum musim 2013/2014. Kontribusinya untuk Newcastle United yang paling kerasa. Kunci permainan tim dari Utara Inggris ini dipegang oleh sang pemain. Pemain timnas Perancis ini sudah mengoleksi 4 gol, 2 assist, dan memegang sekitar 80 % aliran bola untuk memulai mengatur permainan.

Gelandang Serang :

Mezut Ozil. Pantas saja pemain sekaliber Cristiano sempat dikabarkan marah besar pada manajemen Real Madrid saat menjual Ozil ke Arsenal. 9 assist, 4 gol dan total 14 tembakan ia buat untuk klub barunya, meriam London. Tidak hanya itu sepanjang pertandingannya bersama Arsenal yang saya tonton, ia punya pergerakan, kreativitas, dan visi yang benar-benar luar biasa sebagai seorang Playmaker.

Mesut-Ozil
Franck Ribery. Calon penyandang gelar Ballon D’Or ini punya gerakan-gerakan yang memang menakutkan. Itulah alasan kenapa saya memilihnya. Sebagai gelandang serang ia memang penuh inspirasi dalam sebuah tim. Total Ribery sudah membuat 41 kali percobaan tembakan, 7 assist, dan 6 gol sepanjang musim ini bersama Bayern Muenchen.

Penyerang

Cristiano Ronaldo. Ah yang satu ini udah gak usah dibahas. Namun ada yang berbeda dari CR7 musim ini. Ia punya gerakan yang lebih fleksibel, tidak hanya sebagai seorang predator di kotak penalti lawan, tapi ju memberikan assist. Mungkin pengaruh strategi Carlo Ancelotti juga kali. Kaki, kepala, teknik sepakbola semuanya bersatu padu pada CR7. 18 gol, 4 assist, dan 123 tembakan ke arah gawang lawan adalah salah satu buktinya.

Nah! Siapa pelatihnya?. Saya pilih Arsene Wenger (Arsenal). Sebenarnya nama Juergen Klopp (Borussia Dortmund) dan Sir Alex Ferguson (eks pelatih Manchester United ) masuk ke dalam pertimbangan. Namun, saya pilih Arsene Wenger karena satu alasan. Siapa pun pemain yang ada dalam timnya, secompang-camping apa pun kondisi timnya, ia punya prinsip sebagai pelatih, dan prinsipnya itu selalu berbuah positif.

arsene-wenger-arsenal

Sementara itu untuk pemain cadangan, berikut pilihan saya

Penjaga Gawang : Gianluigi Buffon (Juventus)

Bek tengah : Thiago Silva (PSG) dan Raphael Varane (Real Madrid)
Khusus untuk Varane, saya pilih karena masih muda, dan begitu kuat sebagai pemain belakang. Meski beberapa kali melakukan kesalahan, namun ia adalah bek masa depan dunia. Tacklingnya bersih, intersepnya bagus. Ia memang hanya baru bermain sebanyak 6 kali untuk Real Madrid di setiap kompetisi. Namun, pemain muda ini punya catatan bagus yaitu rata-rata 1.5 kali tackling dan 1.4 kali intersep saat berhadapan dengan penyerang lawan. Gerakannya juga bagus, bahkan lebih bagus dari dua seniornya di Madrid yiatu Pepe dan Sergio Ramos.

sumber : AP
sumber : AP

Dua bek sayap saya pilih Philip Lahm di kanan dan Leighton Baines di kiri.

Gelandang bertahan : Javi Martinez. Memang pemain asal Spanyol yang membela Bayern Muenchen ini sedang cedera. Namun, gerakannya, visi dan penyambung bola dari belakang yang ia miliki juga tidak kalah kelas dari Yaya Toure.

Gelandang tengah : Gareth Barry (Everton) adalah inspirasi yang luar biasa menurut saya. Meski disia-siakan oleh Manchester City, namun kemampuannya menguasai bola menurut saya bagus. Jika kunci permainan Inggris ada di tangannya saat piala dunia nanti, penampilan Inggris tentunya bisa lebih baik dari piala dunia sebelum-sebelumnya. Paul Pogba (Juventus) menyita perhatian. Masih muda, berbakat, sudah menciptakan 5 gol, 4 assist, dan rata-rata memegang 82 % pengendalian bola Juventus di lini tengah selama musim 2013. Manchester United mungkin menyesal melepas pemain timnas Prancis ini.

Sumber : http://static.sportskeeda.com/
Sumber : http://static.sportskeeda.com/

Gelandang serang. Saya menjatuhkan pilihan pada Andres Iniesta (Barcelona) dan Oscar (Chelsea)

Siapa pelapis Cristiano Ronaldo? Saya punya pilihan pada Luis Suarez. 19 gol, setengah musim 2013/2014? Pemain ini benar-benar berbahaya. 5 assist dan 77 kali tembakan ge arah gawang dari total 12 penampilannya bersama Liverpool musim ini. Predator yang sudah memakan lawan-lawannya, namun ia masih bisa konsisten di sisa musim 2013/2014? Atau saat nanti Liverpool tampil di kompetisi Liga Eropa, apakaH Suarez punya kemampuan yang luar biasa juga? Setidaknya hingga saat ini Suarez memang benar-benar pemain berbahaya.

Sumber : premierleague.com
Sumber : premierleague.com